Environmental Risk Factors And Community Behavior On The Event Of Dengue Fever In The Work Area Payung Sekaki Health Center, Pekanbaru City
Faktor Risiko Lingkungan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerjan Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru
https://doi.org/10.56466/orkes/Vol1.Iss2.11
Keywords:
Dengue Hemorrhagic Fever, Mosquito Larvae, Room Temperature, Hanging Clothes, Draining Water Reservoirs, Mosquito Nest EradicationAbstract
DBD ialah salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Hubungan kondisi lingkungan dan perilaku masyarakat dapat menyebabkan peningkatan dan penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue. Puskesmas Payung Sekaki merupakan salah satu wilayah endemis DBD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko lingkungan dan perilaku masyarakat terhadap kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru Tahun 2022. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional dan desain case control. Jumlah sampel 135 dengan perbandingan 1:2 yang terdiri dari 45 case dan 90 control, diambil secara Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan thermometer. Analisis data Univariat dan Bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan untuk keberadaan jentik nyamuk pada tempat penampungan air (p=0,0001 dan OR=9,063), suhu ruangan (p=0,0001 dan OR=5,757), kebiasaan menggantung pakaian (p=0,025 dan OR=2,487), frekuensi menguras tempat penampungan air (p=0,0001 dan OR=6,417), dan kegiatan PSN (p=0,001 dan OR=3,763), artinya ada hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD. Disarankan kepada Puskesmas Payung Sekaki untuk mengefektifkan kader jumantik disetiap RW per Kelurahan dan melakukan peningkatan pengawasan kepada masyarakat terhadap kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan suhu ruangan, serta melakukan penyuluhan tentang frekuensi menguras tempat penampungan yang memenuhi syarat dan menghindari kebiasaan menggantung pakaian.
Dengue Hemorrhagic Fever is one of the infectious diseases that is still a public health problem in Indonesia. The relationship between environmental conditions and community behavior can lead to an increase and spread of Dengue Hemorrhagic Fever cases. Payung Sekaki Health Center is one of the dengue endemic areas. This study aims to determine environmental risk factors and community behavior towards the incidence of dengue hemorrhagic fever in the work area of the Payung Sekaki Health Center, Payung Sekaki Sub District, Pekanbaru City in 2022. Quantitative research methods with the type of observational analytcl research and case control design. The number of samples was 135 with a ratio of 1:2 consisting of 45 cases and 90 controls, taken by Purposive Sampling. Data collection used questionnaires, observation sheets, and thermometers. Univariate and Bivariate data analysis using the Chi-Square test. The results showed the presence of mosquito larvae in water reservoirs (p=0.0001 and OR=9.063), room temperature (p=0.0001 and OR=5.757), the habit of hanging clothes (p=0.025 and OR=2.487), frequency of draining water reservoirs (p=0.0001 and OR=6.417), and PSN activities (p=0.001 and OR=3.763), meaning that there was a significant relationship with the incidence of DHF. It is recommended to the Payung Sekaki Health Center to streamline jumantic cadres in each RW per Kelurahan and increase supervision to the community on Mosquito Nest Eradication (PSN) activities and room temperature, as well as conduct counseling on the frequency of draining qualified shelters and avoid the habit of hanging clothes.
Downloads
References
Agustin, I., Tarwotjo, U., & Rahadian, R. (2017). Perilaku Bertelur Dan Siklus Hidup Aedes aegypti Pada Berbagai Media Air. Jurnal Biologi, 6(4), 71–81.
Aran, M. L. B., Herminsih, A., & Pitang, Y. (2020). Faktor Lingkungan Dan Perilaku Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) D1 Dusun Kampung Baru Desa Magepanda Wilayah Kerja Puskesmas Magepanda Kabupaten Sikka. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, VII(1), 32–40.
Dinkes Kota Pekanbaru. (2021). Data DBD P2P Penyakit Menular Kota Pekanbaru Tahun 2021. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.
DinKes Provinsi Riau. (2019). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2019. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Iin, N. K., Yulianti, D. L., Luron, N. G., Pomalingo, S. F., Noviana, W., & Hidaya, N. (2020). Keterkaitan Antara Kondisi Lingkungan Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Keberadaan Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). Journal of Borneo Holistic Health, 3(2), 75–85.
Juliastari, M., Susmaneli, H., Wardani, S., & Purba, C. V. G. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegyepti Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya. Jurnal Kesehatan Komunitas, 7(2), 150–156. https://doi.org/https://doi.org/10.25311/keskom.Vol7.Iss2.645
Kemenkes RI. (2016). Profil Kesehatan Indonesia 2016. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pangemanan, H. C., Kundre, R., & Lolong, J. (2016). Hubungan Tindakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Desa Watutumou I, II & III Wilayah Kerja Puskesmas Kolongan. E-Journal Keperawatan (E-Kp), 4(2), 1–5.
Priesley, F., Reza, M., & Rusdji, S. R. (2018). Hubungan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menutup, Menguras dan Mendaur Ulang Plus (PSN M Plus) terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Andalas. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(1), 124–130. https://doi.org/10.25077/jka.v7.i1.p124-130.2018
Puskesmas Payung Sekaki. (2021). Profil Puskesmas Payung Sekaki Tahun 2021. Pekanbaru: Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
Putri, D. F., Triwahyuni, T., Husna, I., & Sandrawati. (2020). Hubungan Faktor Suhu dan Kelembaban Dengan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bandar Lampung. Jurnal Analis Kesehatan, 9(1), 17–23. https://doi.org/10.26630/jak.v9i1.2112
Syamsul, M. (2018). Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. UNM Environmental Journals, 1(3), 82. https://doi.org/10.26858/uej.v1i3.8073
Tamza, R. B., Suhartono, & Dharminto. (2013). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Perilaku Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kelurahan Perumnas Way Halim Kota Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 2–10.
WHO. (2018). Dengue vaccine: WHO position paper - September 2018. World Health Organization, 93(36), 457–476.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Olahraga dan Kesehatan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
