The Relationship between the Environment and Diarrhea in Toddlers in Petonggan Village, Rakit Kulim District, Indragiri Hulu Regency in 2022
Hubungan Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2022
https://doi.org/10.56466/orkes/Vol1.Iss3.81
Keywords:
Environment, Diarrhea, ToddlerAbstract
Diarrhea is also called vomiting, a child under five is said to have diarrhea when he has a bowel movement that exceeds the usual daily limit, has loose stools, his stools soften until they are liquid. The purpose of this study was to determine the relationship between the environment and the incidence of diarrhea in children under five. Data obtained from Petonggan Village midwives found the incidence of diarrhea in toddlers in Petonggan Village in 2020 was 160 toddlers. This research is a quantitative research, with the type of cross-sectional research. The population in this study were all toddlers living in Petonggan Village, Rakit Kulim District, Indragiri Hulu Regency, amounting to 144 toddlers. A sample of 106 children under five, sampling using Proportional Random Sampling, namely by taking a sample to calculate the proportion based on the type of sub-population, and then a random sample is taken. Data analysis was univariate and bivariate with chi-square test. The results showed that there was a relationship between clean water sources and the incidence of diarrhea in children under five with a p value = 0.015 and a POR value = 3.136. There is a relationship between landfills and the incidence of diarrhea in toddlers with a p value = 0.027 and the POR value = 2.813. There is a relationship between sewerage and the incidence of diarrhea in children under five with p = 0.003 and POR = 3.769. There is a relationship between family latrine ownership and the incidence of diarrhea in children under five with p = 0.015 and POR = 3.241. There is a relationship between the behavior of washing hands with soap and the incidence of diarrhea in toddlers with a p value = 0.005 and a POR value = 3.600. It is hoped that the Petonggan Village Community Health Center will provide counseling to the community about the importance of environmental hygiene so that children are not susceptible to diarrhea.
Downloads
References
Alamsyah Dedi, M. R. (2013). Pilar Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. Semarang: Nuha Medika.
Aolina, D., Sriagustini, I., & Supriyani, T. (2020). Hubungan Antara Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Diare pada Masyarakat. Jurnal Penelitian Dan P Engembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 38–47.
Budiman, C. (2012). Pengantar Kesehatan Diare (W. Palupi (ed.)). Jakarta: EGC.
Bumolo, S. (2012). Hubungan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga dengan kejadia diare pada anak balita di wilayah kerja puskesmas pilolodaa kecamatan kota barat kota gorontalo tahun 2012. Research Artikel, 1.
Eva, Y. (2021). Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Simpang Pancur Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Beringin Tahun 2021. 3(2), 50–60.
Fatchul, M. (2011). Cermati Penyakit-Penyakit yang Rentan Diderita Anak Usia Sekolah (H. Virsya (ed.)). Yogyakarta: Flash Books.
Hastia, S., & Ginting, T. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dan Personal Hygiene Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita di Kelurahan Sidorejo Puskemas Sering Kota Medan. Jurnal Prima Medika Sains, 1(1), 12–17.
Hariza, A. (2011). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional RISKESDAS 2018. Kementrian Kesehatan RI, 1–582. https://dinkes.kalbarprov.go.id/wp-content/uploads/2019/03/Laporan-Riskesdas-2018-Nasional.pdf
Hartati, S., & Nurazila, N. (2018). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(2), 400. https://doi.org/10.22216/jen.v3i2.2962
Kasman, K., & Ishak, N. I. (2020). Kepemilikan Jamban Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Kota Banjarmasin. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1), 28. https://doi.org/10.20527/jpkmi.v7i1.8790
Katiandagho, D., & Darwel, D. (2019). Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mala Kecamatan Manganitu Tahun 2015. Jurnal Sehat Mandiri, 14(2), 64–78. https://doi.org/10.33761/jsm.v14i2.118
Kementrian Kesehatan 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, Dirjen P2PL
Lidiawati, M. (2016). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Angka Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Tahun 2016. Jurnal Serambi Saintia, 4(2), 1–9.
Meliyanti, F. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian. 1(2),9-15.
Mundiatun, & Daryanto. (2015). Pengelolaan Kesehatan Lingkungan (S. Agung (ed.)). Malang: Gava Media.
Mustikawati, I. S. (2017). Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun Studi Kualitatif pada Ibu-Ibu di Kampung Nelayan Muara Angke Jakarta Utara; Studi Kualitatif. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 2(1), 115–125. https://doi.org/10.22236/arkesmas.v2i1.514
Prabaswara, D. (2021). Faktor Lingkungan yang Berhubungan dengan Diare Pada Anak Balita Di Desa Hajimena Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. 15(2), 101–108.
Profil Kesehatan Riau. (2019). 0761.
Purnomo, R. A. (2016). Perilaku Mencuci Tangan dan Kejadian Diare Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Paud Desa Kalikotes Klaten. 2016.
Purnama, S. G. (2016). Modul pengolahan sampah organik rumah tangga. Denpasar: Departemen Kesehatan Lingkungan Prodi Kesehatan Masyarakat.
Radhika, A. (2020). Hubungan Tindakan Cuci Tangan Pakai Sabun Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Rw Xi Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. Medical Technology and Public Health Journal, 4(1), 16–24. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i1.773
Rimbawati, Y., & Surahman, A. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 4(2), 189–198. https://doi.org/10.36729/jam.v4i2.219
Rifai, R., Wahab, A., & Prabandari, Y. S. (2016). Kebiasaan cuci tangan ibu dan kejadian diare anak : studi di Kutai Kartanegara. Berita Kedokteran Masyarakat, 32(11), 409–414. https://jurnal.ugm.ac.id
Rijal, S., & Ningsih, H. (2018). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Pasca Gempa Bumi Di Wilayah Kerja Upt Blud Puskesmas Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Sanitasi Dan Lingkungan, 10(10), 36–46.
Sarangih Sambario. (2021). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Di Kelurahan Lau Cimba Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Tahun 2021. Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan.
Samiyati menik, Suhartono, D. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Karanganyar Kabupaten Pekalongan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(1), 388–395.
Saputri, N., & Astuti, Y. P. (2019). Hubungan Faktor Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Bernung. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(1), 101. https://doi.org/10.26751/jikk.v10i1.619
Sharfina, H., Fakhriadi, R., & Rosadi, D. (2016). Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku terhadap Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk Kabupaten Banjar. Journal of Public Health Publications Indonesia, 3(3), 88–93. http://ppjp.unlam.ac.id/journal/index.php/JPKMI/article/view/2755/2401
Slamet, J. S. (2013). Kesehatan Lingkungan. Bandung: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharyono. (2012). Diare Akut Klinik dan Laboratorik. Jakarta: Rineka Cipta.
Suryabrata Sumadi. (2013). Metodologi Penelitian. Jakarta: Pt Raja Grafindo.
Widiastuti, T. A., & Gunawan, A. T. (2017). Hubungan Faktor Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Sumbang Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Tahun 2016. Buletin Keslingmas, 36(4), 470–477. https://doi.org/10.31983/keslingmas.v36i4.3128
Wijaya, I., & Kartini. (2020). Pengaruh Kondisi Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 2(1), 1–9.
Yani, F. (2019). Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Sebauk Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis. Skripsi. Pekanbaru: STIKes Hang Tuah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Jurnal Olahraga dan Kesehatan (Orkes)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
